Inilah Pele, Sang Legenda Brazil

Colintonschoolofmotoring.com – Mungkin remaja tahun 90-an tidak asing dengan pemain bola yang satu ini. Salah satu pemain bola legendaris asal Brazil yang dikenal sebagai pencetak 1000 gol, yap betul sekali Pele. Pria dengan nama lengkap Edson Arantes do Nascimento lahir di Tres coracoes 23 Oktober 1940 silam, Pele merupakan anak dari pasangan Dodinho dan Dona Celeste Arantes dan pernah membawa Brazil menjadi juara piala dunia 3 kali berturut-turut. Berkat keberhasilannya ia mendapat julukan O Rei atau Sang raja.

pele brazil

Awal karir sang raja

Memulai karir sebagai pesepak bola saat mengikuti seleksi pemain sepak bola di klub Santos pada tahun 1956 dan memulai debutnya di Santos pada Desember 1957 saat melawan klub Chorintias. Pada akhir musim kompetisi Pele keluar sebagai top scored di usianya yang menginjak 16 tahun. Selama di klub santos Pele telah berhasil memenangkan berbagai thropy yakni 10 thropy Campeonato Paulista, 4 thropy Torneio Rio Sao, 5 thropy Taca Brazil, 1 thropy Recopa Int. dan thropy Torneio Roberto Gomes Pedrosa.

Di tiap pertandingannya Pele selalu menjadi top scored dan pada 19 November 1969, Pele berhasil mencetak golnya yang ke 1000 saat berhadapan dengan Vasco de Gama melalui tendangan Penalty. Akhirnya setiap tanggal 19 November diperingati sebagai “Pele day” untuk merayakan gol Pele yang ke 1000. Pele pensiun dari klub Santos pada tahun 1972 dengan total gol selama di Santos sebanyak 1. 091 gol.

Karirnya saat piala dunia

Melihat permainan Pele yang menakjubkan di klub Santos dan berita bola sering menerbitkan tentang dirinya, pemerintah Brazil akhirnya merekrut Pele menjadi pemain timnas Brazil. Banyak klub-klub besar di Eropa yang mengincarnya seperti Real Madrid dan Juventus namun hal ini dicegah oleh pemerintah Brazil karena Pele dilarang bermain di luar Brazil. Penampilan pertama Pele bersama timnas Brazil pada 7 Juli 1957 saat melawan Argentina dan Pele berhasil mencetak gol sebagai pemain termuda yakni 16 tahun. Walaupun pada akhirnya harus kalah dengan Argentina dengan hasil akhir 2-1.

Namun berkat kegigihan dan belajar dari kekalahan, pada piala dunia tahun 1958 diusianya yang ke 17 tahun, Pele berhasil membawa Brazil keluar sebagai juara dan membawa pulang thropy piala dunia yang pertama dalam sejarah Brazil saat melawan tuan rumah Swedia.

Semakin tinggi pohon semakin banyak angin yang menerpanya. Itulah yang dialami Pele saat piala dunia berikutnya tahun 1962 dan 1966. Ia menderita cidera akibat tekel berbagai pemain yang mengincarnya agar tidak mencetak gol. Akhirnya ia harus absen sebelum memasuki babak final selama 2 kali, yakni pada tahun1962 dan 1966. Membuat ia bersumpah untuk tidak lagi mengikuti piala dunia.

Di piala dunia tahun 1970 akhirnya ia memutuskan untuk kembali memperkuat timnas Brazil dan bermain dengan sangat baik. Di akhir piala dunia tahun 1970 itu, Pele berhasil melengkapi golnya yang ke 100 selama mengikuti piala dunia.

Aktivitas setelah pensiun

Aktivitas pele

Setelah pensiun dari dunia sepakbola, Pele menjadi duta UNICEF untuk PBB dan seringkali keliling Brazil. Namun karirnya dan permainan cantiknya masih tetap di kenang dan berita tentangnya kerap kali di terbitkan dalam berita bola dari Alexabet88 dan majalah olahraga.

Biografi Sergio Aguero yang Patut Kamu Ketahui!

Biografi Sergio Aguero – Pemain sepak bola yang lahir di Quilmes, Argentina pada tanggal 2 Juni 1988 ini merupakan seorang pemain sepak bola yang sudah lama malang melintang di dunia persepakbolaan internasional. Bahkan, tak jarang berita bola mengenai dirinya banyak beredar dan menjadi konsumsi publik. Di balik kesuksesannya sebagai pemain sepak bola, tentunya Sergio Aguero memiliki kisah hidup yang menarik untuk diikuti. Penasaran? Yuk simak sama-sama biografinya di bawah ini.

Biografi Sergio Aguero

Latar Belakang Keluarga

Sergio Aguero yang tahun ini genap berusia 31 tahun adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina yang sudah banyak diberitakan dalam berita bola. Meski memiliki nama asli Sergio Aguero, namun ia kerap dipanggil dengan nama panggilan masa kecilnya, yaitu ‘Kun’. Sergio yang merupakan seorang pemain sepak bola jenius ini ternyata anak ke dua dari tujuh bersaudara. Dengan latar belakang keluarganya yang besar, serta pekerjaan kedua orangtuanya yang minim, Sergio kecil sempat mengalami masa-masa sulit. Sebelum ia lahir, ibu dan ayahnya harus hidup berpindah-pindah tempat karena kesulitan finansial. Selain itu, usia ibunya yang masih sangat muda saat ia mengandung Sergio juga sempat dipersulit oleh pihak rumah sakit saat akan melahirkan Sergio. Meski pada akhirnya Sergio lahir dengan selamat, namun nama marga ayahnya tidak boleh dicantumkan ke dalam nama Sergio karena kedua orangtuanya belum legal secara usia untuk menikah.

Perjalanan Karir

Sergio Aguero

Bila membahas tentang karir, mungkin nama Sergio Aguero sudah sering muncul dalam berita bola Alexabet88. Pemain yang mengawali karir bolanya sejak tahun 2003 ini memang sering menorehkan prestasi-prestasi yang menakjubkan. Mengawali karir menjadi pemain kesebelasan Independiente, Sergio Aguero mampu menyumbangkan gol sebanyak 23 kali dari 54 pertandingan yang ia lakoni. Tak cukup sampai di situ, Sergio kemudian mengembangkan karirnya dengan bergabung ke dalam tim Atletico Madrid pada tahun 2006 hingga 2011. Selama 5 tahun karirnya di Atletico Madrid, ia telah mencetak 74 gol dari 175 pertandingan untuk grup berjuluk Los Colchoneros ini. Meski karirnya di Atletico cukup bagus, namun rupanya Sergio bukan tipe orang yang cepat berpuas diri. Pada tahun 2011, ia memutuskan untuk berkarir ke Liga Inggris. Sejak itulah ia kemudian bergabung bersama Manchester City dan membela tim berjuluk The Sky Blues itu hingga sekarang. Total pertandingan yang telah diikuti Sergio selama berkarir di City adalah 239 kali dengan jumlah gol sebanyak 164.

Biografi Philipp Lahm Si Kurcaci Jenius di Dunia Sepak Bola

Biografi Philipp Lahm

Informasi bola Philipp Lahm merupakan pemain sepakbola legenda yang berasal dari negara Jerman, Ia seorang kapten Tim Nasional Jerman dalam beberapa kali turnamen besar berskala internasional. Phillipp Lahm ialah seorang pemain bertahan yang terkenal jenius dalam sejarah sepakbola, Ia lahir di Jerman pada 11 November 1983. Bersama Tim Nasional Jerman Philipp Lahm mengambil bagian penting dalam beberapa laga seperti Piala Dunia tahun 2006 dan 2010, Piala Eropa pada tahun 2008 dan 2012. Selain itu, ia bersama Bayern Munchen club yang dibelanya sejak tahun 1995, Lahm menjadi pemain yang mendapatkan penghargaan Team of The Years pada tahun 2006, 2008, 2012, dan 2013.

Awal Karir Philipp Lahm di Dunia Sepakbola

Informasi bola awal karir Lahm di dunia sepakbola yaitu bersama klub lokal bernama FT Gern München pada tahun 1989. Ia bergabung dengan Tim Junior Bayern Munchen pada usia 11 tahun setelah menerima tawaran dari pelatih Tim Junior Munchen, pelatih tersebut bernama Jan Pienta. Bersama rekan setimnya Philipp Lahm berhasil menyabet dua gelar Bundesliga hingga akhirnya Ia dikenalkan dengan lingkungan Tim Bayern Munchen B pada usia 17 tahun dan menjadi kapten Tim Bayern Munchen B.

Pada tahun 2002 Ia menjalani debut pertamanya dengan Tim Senior Bayern Munchen dan bermain pada menit ke-92 pada laga turnamen Liga Champions. Pada musim 2002-2003, ia tidak dimainkan karena kedatangan pemain baru di Bayern Munchen yang mengisi posisinya di bek kanan sebagai informasi pemain baru tersebut bernama Willy Sagnol dan Bixente Lizarazu.

Karir Internasional Philipp Lahm Bersama Tim Nasional Jerman

philipp lahm

Phillipp Lahm memulai karir Internasionalnya bersama Klub U-19 Der Panzer dan berlaga di sebuah turnamen bernama European Champions pada tahun 2002, bersama der Panzer ia menyabet medali perak untuk timnya. Kemudian pada tahun 2005 Philipp Lahm menderita cedera dan tak bisa mengikuti liga internasionalnya, namun pada tahun berikutnya Tim Nasional Jerman mengikuti turnamen yang sangat bergengsi yaitu Piala Dunia. Philipp Lahm menjadi Man of The Match pada laga melawan Tim Nasional Polandia di Piala Dunia. Pada Piala Eropa tahun 2008, Lahm selalu dimainkan dalam hampir setiap laga namun Tim Nasional Jerman akhirnya harus mengalami kekalahan dengan skor 0 – 1 atas Spanyol.

Kemudian informasi bola dari Alexabet88 pada Piala Dunia tahun 2010 saat laga Jerman melawan Tim Nasional Australia, Ia ditunjuk sebagai kapten dan menjadi kapten termuda pada turnamen bergensi tersebut. Kemudian pada tahun 2012 di turnamen Piala Eropa Philipp Lahm dengan pertahanan solidnya berhasil membawa Tim Nasional Jerman hingga Semi Final, Ia mendapatkan banyak pujian dari berbagai pihak atas permainannya yang sangat apik di rumput hijau.

Sebelum Messi, Raksasa Sepak Bola Argentina Adalah Maradona

Colintonschoolofmotoring.com – Jauh sebelum kehadiran pemain legendaris Argentina seperti Lionel Messi, Maradona adalah raja sepak bola negara itu

Mungkin saja generasi yang lahir pada tahun-tahun terakhir dan menikmati banyak pertandingan sepak bola dunia menganggap Lionel Messi atau Chritiano Ronaldo adalah raksasa sepak bola sepanjang masa. Memang karir dan prestasi dua pemain terbaik dunia itu sangat mentereng dan signifikan. Mereka tidak hanya sangat piawai mengolah bola di lapangan hijau, namun keduanya juga adalah sosok inpsiratif yang memberi pengaruh positif pada lingkungan dimana mereka berada.

Maradona

Namun  tahukah generasi muda saat ini jika sebelum kehadiran Lionel Messi, nama Maradona adalah raja sepak bola dari Argentina. Maradona juga menjadi seorang pesepakbola yang sangat berprestasi, menjadi bintang besar yang dielu-elukan oleh penggemar sepak bola dari seluruh dunia. Dengan keterampilan yang dimilikinya, Maradona kerapkali menjadi kuncil LIVESKOR kemenangan untuk tim yang ia bela.

Nama lengkap Maradona adalah Diego Armando Maradona, ia lahir di Buenos Aires, Argentina, pada tahun 1960. Klub pertamanya dalam dunia sepak bola adalah Argentinos Juniors ketika seorang pencari bakat melihat talenta yang luar biasa dari seorang anak berusia 10 tahun.  Tahun 1981, dari klub Argentinos Juniors Maradona diboyong ke Boca Juniors dengan nilai transfer sebesar satu juta poundsterling.

Maradona dan Barcelona

Maradona dan Barcelona

Seperti halnya Lionel Messi yang menjadi punggawa utama Barcelona, Diego Maradona sang legenda pun sama. Maradona pertamakali masuk sebagai pemain Barcelona Football Club pada tahun 1982, tepat setelah Piala Dunia FIFA tahun itu digelar. Barcelona membawa Maradona dengan LIVE SKOR nilai transfer yang mengagetkan dunia, sebesar lima juta pounsterling yang merupakan nilai tertinggi transfer pemain bola pada saat itu.

Meskipun mengalami cukup banyak kendala selama berkarir di Barcelona, namun Maradona saat itu tampil dengan sangat baik dan berhasil membawa El Barca tampil sebagai juara Copa del Rey serta juara juga pada Piala Super Spanyol.

Hanya dua tahun Maradona bertahan di Barcelona sebelum ia kemudian ditransfer lagi ke klub serie A Italia, Napoli, pada tahun 1984 dengan LIVESKOR nilai transfer yang juga luar bias besar.

Maradona meraih puncak karirnya saat membela Napoli di Serie A Liga Italia. Namun disisi lain, pada masa ini juga ia terjebak dalam dunai hitam yang berbahaya.

Maradona dan puncak kariernya

Napoli dapat dikatakan adalah puncak karir dari seorang Maradona. Ia membawa Napoli menjadi juara Liga Serie Italia pada tahun 1986/1987 dan 1989/1990. Sementara pada tahun 1988/1989 Maradona juga berkontribusi membawa Napoli tampil sebagai juara Piala UEFA. Pada saat di Napoli juga ini juga Maradona tampil sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Serie A Italia dengan jumlah LIVE SKOR sebanyak 15 gol.

Selain itu Maradona juga beberapa kali membela tim nasional Argentina dalam ajang Piala Dunia. Ia bahkan mengantarkan Argentina menjadi juara dunia FIFA pada tahun 1986 saat mengalahkan Inggris di partai Final.

Meskipun demikian, Maradona juga tak lepas dari jebak dunia hitam yang membuat ia kecanduan obat-obatan terlarang dan seringkali tidak ikut latihan. Ini juga dapat menjadi pelajaran untuk kita supaya tidak terjebak pada aktivitas buruk yang dapat merusak masa depan. Termasuk juga aktivitas buruk yang dimaksud adalah seperti yang Maradona lakukan, obat-obatan terlarang dan perjudian.

Biografi Lionel Messi yang Perlu Kalian Ketahui

Biografi Lionel Messi – Siapa yang tidak kenal dengan pemain bola yang satu ini. Pemain yang terkenal dengan kelincahannya sangat diidolakan para pecinta sepak bola, khususnya generasi muda. Tidak jarang namanya sering terbit dalam berita bola dan majalah olahraga.

Lionel Andreas Leo Messi atau biasa disapa Messi adalah penyerang/striker sekaligus captain club Barcelona dan timnas Argentina. Pria berusia 32 tahun kelahiran 24 Juni 1987 silam ini adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Barcelona. Messi sudah mulai bermain sepak bola sejak berusia 5 tahun pada club bernama Grandoli yang pelatihnya adalah ayahnya sendiri. Dan karirnya terus melonjak sampai sekarang.

Biografi Lionel Messi

Messi kecil terus bermain bola pada usia 6 tahun dan bergabung pada klub sepak bola lokal bernama Newell’s Old Boys dan mencetak hingga 500 gol dengan kalah sekali dan dikenal sebagai “mesin 87”. Anak dari pasangan Jorge Messi dan Celia Cuccittini pernah di diagnosis penyakit kekurangan hormon pertumbuhan pada usia 11 tahun. Sesaat cita-citanya menjadi pemain bola hampir kandas dan ia kehilangan semangat, namun direktur Barcelona FC, Carles Rexach merasa tertarik dengan bakat yang dimiliki Messi dan kemudian menawarkan kontrak untuk bergabung dengan Barcelona FC dan berjanji akan membiayai pengobatan Messi dengan syarat Messi pindah ke Spanyol. Akhirnya Messi dan ayahnya memutuskan untuk hijrah ke Spanyol.

Karir di Barcelona

Lionel Messi

Mula-mula Messi bermain untuk tim junior Barca dari tahun 2000 sampai tahun 2003 dengan mencetak banyak gol. Pada 16 Oktober 2004, Frank Rijkaard memberi kesempatan kepada Messi untuk bermain melawan RCD Espanyol dan menjadi pemain termuda ke 3 di tim Barca. Pada 1 Mei 2005 saat melawan Albacete Blompie, Messi berhasil mencetak gol pertamanya dan menjadi pencetak gol termuda di dalam sejarah tim Barca.

Pada musim 2006-2007 Messi berhasil menjadi pemain reguler utama dan mencetak banyak hat-rick sehingga ia mendapat julukan “Maradona baru” karena gol-gol yang dicetaknya mirip dengan gol Maradona saat Argentina vs Inggris pada piala dunia FIFA 1986. Lalu berita bola menyebutnya sebagai “Messidona karena gaya permainannya yang mirip Maradona. Maradona pun mengakui kelihaian permainan Messi, dalam dribbling, passing dan kemampuannya menggocek lawan, kaki yang kuat dan postur yang kecil juga mendukung Messi untuk menggiring bola sampai kotak penalty. “Bola tetap merekat pada kakinya, saya telah melihat pemain besar dalam karier saya, tetapi saya belum pernah melihat orang dengan kontrol bola seperti Messi” tutur pemain legenda Argentina ini.

Messi mendapat peringkat ke-3 Ballon d’Or 2007 di bawah Kaka dan Christiano Ronaldo. Walaupun ia sempat mengalami cedera selama 6 pekan dan terpaksa tidak dapat bermain menggiring si kulit bundar.

Akhirnya pada Desember 2009, Messi kembali di nobatkan mendapat Ballon d’Or mengalahkan saingannya Christiano Ronaldo. Berbagai penghargaan ia dapatkan dan ia menjadi warga negara Argentina pertama yang mendapat penghargaan ini.

Bermain Untuk Argentina

lionel messi argentina

Dilansir dari berita sbobet, pada Juni 2004, untuk pertama kalinya Messi bermain untuk negara asalnya, Argentina. Ia kembali menunjukkan permainan cantiknya dalam pertandingan persahabatan melawan Paraguay. Pada tahun 2005, Messi berhasil menyongsong negara asalnya, Argentina keluar sebagai pemenang piala dunia U-20 dan menjadi pemain Argentina termuda pada piala dunia 2006 (saat itu usia Messi 18 tahun).

Permainannya terus ia persembahkan untuk Argentina sampai piala dunia 2018 walau akhirnya harus berakhir dengan kekalahan melawan Perancis dengan skor 4-3

Kehidupan pribadi

Mengalami hidup yang pahit mengajarkan Messi rasanya kekurangan. Pada tahun 2007, Messi mendirikan Leo Messi Foundation, badan amal yang mendukung akses bantuan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu dengan menawarkan pengobatan ke Spanyol, menanggung biaya transportasi dan biaya penyembuhan. “Menjadi terkenal sekarang sedikit memberi saya kesempatan untuk membantu orang yang benar-benar membutuhkannya, terutama anak-anak ” tutur pria asal Argentina yang disebut sebagai rival Cristiano Ronaldo.

Untuk mendukung hak-hak anak diseluruh dunia, pada maret 2010 Messi diangkat sebagai duta UNICEF dan misinya sebagai duta UNICEF tentunya juga didukung oleh klub Barcelona.

2 November 2012, Messi dengan pasangannya Antonella Roccuzzo dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Thiago Messi. Resmi menjadi seorang ayah menjadikan Messi lebih bersyukur dalam hidupnya. “Hari ini aku orang paling bahagia di dunia, anak saya lahir dan terima kasih kepada Tuhan karena karunia ini”